Posts Tagged

bppt

Data Center Balai Jaringan Informasi dan Komunikasi Raih Pengakuan Global : Certificate of Conformance Design Documents ANSI/TIA-942 -B :2017 Rated 3

Admin Berita Berita May 6, 2021

Kebutuhan data center meningkat seiring dengan mulai digerakkannya transformasi digital pada seluruh instansi pemerintah. Pemilihan data center yang tepat, harus diperhatikan dalam mendukung proses bisnis suatu organisasi. Setidaknya, terdapat empat hal yang harus diperhatikan dalam pemilihan penyedia layanan data center, antara lain security atau kemampuan penyedia dalam mengamankan data mitra yang disimpan. Kedua adalah flexibility dan scalability, yang artinya penyedia data center harus mampu menyesuaikan diri dengan dinamika bisnis maupun kebutuhan mitra. Availability atau mampu memberikan sebuah sistem operasional yang berkelanjutan bagi mitra dan yang terakhir adalah standarisasi organisasi Internasional khusus data center seperti Uptime Institute’s Tier Standard, ANSI/BICSI 002 dan ANSI/TIA 942.

empat hal yang penting dalam pemilihan penyedia layanan data center : security, flexibility/scalability, availability dan International standardization

Balai Jaringan Informasi dan Komunikasi memiliki layanan data center eksisting yang pada tahun 2020 lalu meraih pengakuan Global yakni Certificate of Conformance Design Documents : ANSI/TIA-942-B:2017 Rated 3. Saat ini pusat data BJIK melayani lebih dari 40 mitra di lingkungan pemerintah ( publik ) maupun mitra privat, melalui layanan colocation dan cloud hosting.

Selain itu, data center BJIK dilengkapi dengan ruang pelayanan dan ruang monitoring, untuk memudahkan pemantauan teknis guna meningkatkan pelayanan prima untuk mitra. Lebih jauh lagi, pada tahun 2021, peningkatan infrastruktur juga dilakukan dengan menambahkan Supercomputer NVIDIA DGX A100 yang direncanakan untuk mendukung use case kecerdasan artifisial di bidang kebencanaan yang sedang dikembangkan oleh BPPT

Ruang Pelayanan Data Center BJIK

peningkatan infrastruktur juga dilakukan dengan menambahkan Supercomputer NVIDIA DGX A100

Ruang Monitoring Data Center BJIK

”Mengingat operasional DC BJIK terdiri dari beberapa komponen yang harus bekerja bersama, maka kinerja tim yang solid dan koordinasi dibutuhkan untuk mencapai pelayanan prima. “ – ujar Andika Dian, Koordinator Teknis Data Center Balai Jaringan Informasi dan Komunikasi. Ia bersama 9 personil lainnya berharap dapat memberikan pelayanan prima dan professional dalam mengemban tanggung jawab yang telah ditugaskan (Red:ND)

Siap Hadapi Kenormalan Baru, BJIK beri dukungan personil di tengah Pandemi Covid19

Admin Berita Berita August 3, 2020

Adanya pandemi covid19 banyak mengubah proses yang terjadi di berbagai sektor. Termasuk BJIK, sebagai salah satu instansi pemerintah pun tak luput dari penyesuaian – penyesuaian yang harus dilakukan selama pandemi.

Setelah hampir 3 bulan melakukan sistem kerja di rumah ( Work From Home ), kini seluruh personil BJIK sudah mulai diwajibkan secara bertahap untuk dapat bekerja di kantor ( Work From Office ) kembali. Namun demikian, penentuan protokol Kesehatan tetap dilakukan dalam rangka upaya pencegahan.

Kepala BJIK bekerja sesuai dengan protokol kesehatan

Beberapa hal yang disiapkan oleh manajemen BJIK antara lain, pengaturan tempat duduk personil, mewajibkan penggunaan masker di lingkungan BJIK, menyarankan untuk menggunakan alat makan dan alat ibadah pribadi serta penggunaan Absensi aplikasi Fabiola.

Selain itu, pihak manajemen juga menyiapkan ‘alat tempur’ demi menjaga kesehatan para personil BJIK melalui New Normal Starter Pack yang berisikan Face Shield BPPT,Hand Sanitizer BPPT, Masker Kain, Vitamin Suplemen Makanan, Susu, serta Tumblr . Disinfektanisasi setiap ruangan juga dilakukan secara berkala untuk menjaga kebersihan di lingkungan BJIK. ( NDSD )

KTN 2019: Kontribusi BPPT Sebagai Lembaga Berbagai Inovasi

Admin Berita Berita August 3, 2020

JAKARTA-Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menggelar Kongres Teknologi Nasional (KTN). Dengan tema “Penguatan SDM IPTEK sebagai Penghela Pertumbuhan Ekonomi Menuju Indonesia Maju dan Mandiri”, terdapat 4 bidang yang menjadi fokus utama dalam KTN, yaitu teknologi kebencanaan, teknologi transportasi perkeretaapian, teknologi informasi, dan technopreneur.

“Topik KTN 2019 ini difokuskan pada bidang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, teknologi kebencanaan, perkeretaapian, serta inkubasi bisnis teknologi. Keempat tema besar ini ditujukan agar mendukung akselerasi program prioritas pembangunan pemerintah. BPPT berkomitmen dalam layanan, Kontribusi IPTEK Sebagai lembaga teknologi technopreneurship, berbasis inovasi teknologi Rata2 TFP 2015-2017 2.53% kontribusi iptek dalam pengembangan ditargetkan dpt tumbuh hingga 50% pada periode 2020-2024” kata Kepala BPPT Hammam Riza di Auditorium Gedung 2 BPPT, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (20/3/2019).

Pembukaan Kongres Teknologi Nasional 2019 di Auditorium Gd 2 BPPT Thamrin | Source : @BPPT_RI

Menurut Hammam untuk mewujudkan visi Indonesia emas, serta Indonesia maju & mandiri, BPPT harus melanjutkan transformasi untuk menjadikan inovasi sebagai penghela pembangunan ekonomi nasional.  Seperti jargon kebanggan BPPT, Solid Smart Speed. Dimana Solid, adalah bagaimana penguatan kelembagaan dan regulasi secara internal & eksternal. Smart, membangun SDM BPPT sebagai human capital yang mumpuni. Speed, mendorong terbangunnya program flagship nasional di berbagai bidang teknologi “Untuk” imbuhnya

kebanggan BPPT, Solid Smart Speed. 

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan – RB), Syafruddin, ikut mengisi Kongres Teknologi Nasional (KTN) 2019, yang digagas BPPT. “BPPT memiliki peran penting dalam manajemen SPBE, audit teknologi informasi dan komunikasi, sekaligus memastikan alih teknologi yang mendorong efektifitas, efisiensi, dan keberlanjutan SPBE. Saya berharap, kongres ini dapat menjadi momentum pendorong dan penggerak utama SPBE di Indonesia,” ujarnya, saat memberi arahan pada acara KTN 2019

Menteri Pariwisata, Arief Yahya juga ikut mengisi KTN 2019 dan menjelaskan bahwa pariwisata Indonesia terus berusaha meningkatkan daya saing di tingkat global yang tahun ini menargetkan berada di ranking ke-30 dunia, dari posisinya pada 2017 berada di ranking 42 dunia berdasarkan TTCI WEF. “Indonesia menggunakan standar global termasuk dalam _mitigation plan_ menggunakan standar dunia UNWTO dengan dukungan teknologi kebencanaan akan membuat wisatawan merasa nyaman karena mendapatkan informasi yang cepat dan akurat tentang bencana,” ujarnya. Untuk itulah BPPT mengembangkan teknologi kebencanaan untuk memperkuat daya saing pariwisata Indonesia di tingkat global.

Diharapkan KTN 2019 ini akan menghadirkan solusi teknologi terbaik ahan masukan kebijakan teknologi kepada pemerintah dalam penyusunan rancangan teknokratis RPJMN IV, terutama utk menghindari Indonesia dari middle income trap, dan mnjadikan Indonesia sbg negara berbasiskan Inovasi demi menuju Indonesia Emas 2045. ( DN )

Inovasi Teknologi Bantu Tingkatkan Daya Saing Bangsa

Admin Berita Berita August 3, 2020

Sebagai bagian dari rangkaian kunjungan kerja, Hammam Riza selaku Kepala BPPT melakukan kunjungan pula di Kedeputian TIEM. Bertempat di Gedung Teknologi 3, disambut oleh Deputi bidang Teknologi Informasi Energi dan Material, Eniya L Dewi beserta seluruh jajaran dan pegawai Kedeputian TIEM.

Sebagai bagian dari rangkaian kunjungan kerja, Hammam Riza selaku Kepala BPPT melakukan kunjungan pula di Kedeputian TIEM. Bertempat di Gedung Teknologi 3, disambut oleh Deputi bidang Teknologi Informasi Energi dan Material, Eniya L Dewi beserta seluruh jajaran dan pegawai Kedeputian TIEM.

Kunjungan Kepala BPPT, Hammam Riza ke Kedeputian TIEM, Senin 11 February 2019 lalu, disambut oleh Eniya L Dewi selaku Deputi TIEM, membahas Peran BPPT Sebagai lembaga kajian teknologi guna tingkatkan kemandirian bangsa | Source : bppt.go.id

Melalui paparannya, Hammam meminta komitmen seluruh stakeholder BPPT untuk meningkatkan semangat Solid, Smart, dan Speed yang diusung. Dengan ketiga semangat ini, diharapkan seluruh kedeputian di BPPT, termasuk Kedeputian TIEM untuk turut berpartisipasi dalam upaya kaji terap teknologi sesuai dengan Visi dan Misi BPPT menuju kedaulatan di bidang IPTEK.

Yakni dengan penguatan melalui tema Let’s Make BPPT Great yang terdiri dari tiga pilar utama : Penguatan Kelembagaan agar BPPT dapat mencapai nilai Solid, Pemberdayaan Sumber Daya Manusia dengan semangat Human Centric Inovation , mengingat asset terbesar dalam inovasi 5.0 adalah Sumber Daya Manusia. Serta yang terakhir adalah dukungan penguatan anggaran yang baik. Menurut Hammam, melalui framework ini kedepannya BPPT dapat mengusung perubahan guna tingkatkan daya saing bangsa menuju Indonesia yang berdaulat dalam bidang Iptek.

Sementara itu, Eniya L Dewi menambahkan, agar seluruh pegawai kedeputian TIEM paham arti Inovasi melalui pengumpulan flagship – flagship yang menjadi prioritas pengembangan. Disebutkan, program besar kedeputian TIEM saat ini adalah Smart Electronic Government , Smart Mobility untuk Nelayan, Cloud System Center dengan BJIK ( Balai Jaringan Informasi dan Komunikasi ) sebagai punggawa bersama PTIK ( Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi ). Di bidang Energi, pengembangan fast charging mobil listrik, dan bioenergi dan disusul implant tulang dalam bidang material. (Red : NN)