Kepala BJIK Menjadi Narasumber Pada Acara Secure Digital Environment for Fintech Industry

Post 2 of 55

Perkembangan Fintech Industry sudah mulai dirasakan oleh masyarakat di Indonesia. Kemudahan dalam melakukan transaksi keuangan menjadi salah satu alasannya.

Akan tetapi, karena transaksi ini tidak menghadirkan secara langsung para pelaku transaksi, maka diperlukan sebuah sistem pengaman yang bisa meyakinkan bahwa pelakku transaksi adalah benar-benar yang bersangkutan. Demikian juga, apabila di kemudian hari terjadi masalah, dapat dilakukan penelusuran terhadap data dan para pelaku traksaksinya.

Untuk mengatasi hal ini, maka Madeira Research menyelenggarakan Seminar yang diberi judul “Secure Digital Environment for Fintech Industry” di Gedung BPPT, Jakarta pada tanggal 11 April 2018.

180411_Narsum_Fintech_1

Salah satu narasumber dalam acara ini adalah Kepala Balai Jaringan Informasi dan Komunikasi (BJIK) BPPT yang memberikan paparan bertajuk “Membangun Registration Authority (RA)”.

RA adalah kepanjangan tangan dari sebuah Certification Authority (CA), yang salah satu tugasnya adalah melakukan verifikasi terhadap para pemohon Sertifikat Digital (SD). Sedangkan penerbit SD adalah CA-nya.

Fungsi dari Sertifikat Digital ini sangat penting untuk menjamin keamanan transaksi elektronik, seperti yang dilakukan oleh Fintech Industry ini. Pengamanan dilakukan pada saat transaksi yaitu semua transaksi akan ditandatangani secara elektronik, dan diyakinkan bahwa penandatangannya adalah memang benar orang yang bersangkutan. Semua dokumen yang sudah ditandatangani ini akan dijamin keaslian dan keutuhannya sampai kapan saja dokumen ini diperlukan.

180411_Narsum_Fintech_2

Setelah paparan dari narasumber, para peserta yang terdiri dari para pelaku Fintech Industry, memberikan pertanyaan kepada pemberi materi. (#KB)

Tags: , , , , ,