Bedah Inovasi TIEM : BJIK Turut Berkontribusi untuk Industri 4.0

Post 1 of 59

Dalam bedah Inovasi TIEM yang digelar selama dua hari di Gedung Pusat Inovasi Bisnis dan Teknologi, Kawasan Puspiptek Serpong, Eniya L Dewi selaku Deputi bidang Teknologi Informasi Energi dan Material memberikan paparan mengenai capaian – capaian tahun 2018 dan rencana tahun 2019 dari masing – masing pusat dan balai dibawah naungan kedeputian TIEM.

Deputi bidang Teknologi Informasi Energi dan Material, Eniya L Dewi nyatakan inovasi BPPT telah diselaraskan dengan program prioritas nasional

Deputi bidang Teknologi Informasi Energi dan Material, Eniya L Dewi nyatakan inovasi BPPT telah diselaraskan dengan program prioritas nasional

Dalam paparannya, Deputi Eniya menambahkan bahwa inovasi yang dilakukan di BPPT saat ini, diselaraskan dengan program prioritas nasional sehingga diharapkan, inovasi yang dilakukan dapat menjawab permasalahan di masyarakat sekaligus meyakinkan bahwa inovasi BPPT merupakan inovasi yang bersifat langsung terap.

Era industri 4.0 merupakan sebuah keniscayaan yang sedang berlangsung, BPPT melalui kedeputian TIEM, kembangkan produk yang siap untuk menjawab tantangan kedepan.  BJIK sebagai salah satu balai dibawah naungan kedeputian TIEM turut serta berkontribusi dengan kembangkan beberapa produk diantaranya Layanan Sertifikasi Elektronik, Layanan Data Center dan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas.

Balai Jaringan Informasi dan Komunikasi berikan layanan sertifikasi elektronik, dan dalam status “Terdaftar” sebagai salah satu PSrE ( Penyelenggara Sertifikasi Elektronik). Selanjutnya BJIK akan meningkatkan status menjadi “Berinduk”

Balai Jaringan Informasi dan Komunikasi berikan layanan sertifikasi elektronik, dan dalam status “Terdaftar” sebagai salah satu PSrE (Penyelenggara Sertifikasi Elektronik). Selanjutnya BJIK akan meningkatkan status menjadi “Berinduk”

“Sertifikasi Elektronik berikan tiga fungsi yaitu sebagai identitas digital (otentikasi), pengamanan (enkripsi) dan timestamp atau penanda waktu, hal ini tentunya memberikan kepercayaan dan kekuatan hukum dalam bentuk digital.” – ungkap Wawan Hermawan selaku perwakilan BJIK dalam paparan sertifikat digital.

Saat ini BJIK telah mendapatkan status “Terdaftar” dari Kemenkominfo sebagai salah satu PSrE (Penyelenggara Sertifikasi Elektronik) untuk kalangan kepemerintahan. Beberapa mitra pengguna sertifikasi elektronik adalah Pemkab Kuningan dan juga BAN PT. Kedepannya BJIK akan lakukan ekspansi pada sektor pendidikan, seperti lakukan kerjasama dengan beberapa universitas.

Selain layanan sertifikasi elektronik, Layanan Data Center yang dimiliki BJIK juga turut memberikan paparan dan sedang lakukan persiapan menuju pusat data center TIER 3. (Red: NN)

Tags: , , , , , , ,